ARTIKEL
Penyebaran Trojan dan virus semakin tidak terkendali. Google juga terkena imbasnya. Beberapa iklan dalam search engine itu ditengarai sebagai Trojan seri terbaru, Trojan.Qhost.WU. Pengganggu tersebut memang berkamuflase dengan menjebak pengguna yang berkunjung ke situs Google.
Yang menemukan indikasi itu adalah BitDefender, perusahaan keamanan software dari Rumania. Trojan tersebut mampu menginfeksi mesin pada PC server ketika seseorang menekan klik form tersebut. Secara otomatis, pengguna akan dibawa login ke situs page2.googlesyndication.com serta terdaftar sebagai anggota.
“Oleh karena itu, sebaiknya pengguna lebih berhati-hati dengan iklan ilegal tersebut. Alangkah baiknya kita tidak menghiraukan semua iklan yang terdapat di dalamnya jika kita berkunjung pada Google,” jelas Alex Eckelberry, Sun Belt Software CEO. (dey/bs)
Tak lama lagi, para web server akan bisa menikmati fasilitas baru dari Google, Inc. Perusahaan yang mengakses lebih dari 1,3 miliar halaman web itu sedang mempersiapkan ensiklopedia internet.
Alternatif baru yang diberi nama “knol”- kependekan dari unit of knowledge- ini mirip Wikipedia. Hanya, Googlepedia akan mengidentifikasi siapa saja yang telah berkontribusi menulis artikel pada halaman ini. Sebagai balasannya, setiap kontributor diberi kesempatan mendapatkan uang melalui jaringan periklanan Google yang sangat menguntungkan.
“Ada berjuta-juta orang dengan beragam pengetahuan di luar sana yang bersedia membagi ilmunya. Dengan demikian, ada ratusan juta orang yang diuntungkan dengan adanya informasi-informasi dari mereka,” ujar Ubi Manber, vice president of engineering Google. “Kami yakin, banyak orang berilmu yang tidak membagi pengetahuannya hanya karena hal itu tidaklah mudah dilakukan,” lanjutnya.
Ternyata, peluncuran ensiklopedia versi Google tersebut juga direspons Wikipedia. “Google memang memiliki banyak sekali fasilitas keren. Namun sejauh ini, fasilitas-fasilitas tersebut tidak berjalan begitu hebat,’ kata Jimmy Wales, pencetus Wikipedia, saat ditanya tentang rencana Google meluncurkan ensiklopedia internet itu. (put/bs)
Mari jujur, agak sulit untuk tidak terlena ketika kita disanjung dengan kata-kata menggoda. Namun jika Anda masuk ke ruang chat online dan ada seseorang asing yang begitu menggoda, sebaiknya hati-hati. Menurut perusahaan security PC Tools, telah terdeteksi adanya sebuah program yang akan berpura-pura menjadi lawan chat yang menyenangkan, untuk kemudian melakukan penipuan. Penipuan di sini bisa berupa mengorek data keuangan pribadi korban sampai menuntun korban menuju halaman web yang telah disusupi malware.
Menurut PC Tools, Artificial Intellegence program yang disebut CyberLover ini begitu bagus, sehingga korban akan sulit membedakan antara program ini dengan orang sungguhan. Dari setiap korban sudah terjebak, CyberLover akan mengumpulkan laporan meliputi nama, kontak, sampai foto. Program ini juga bekerja cepat, karena mampu menjaring 10 korban dalam waktu 30 menit.
Menurut Mike Greene, wakil presiden Product Strategy PC Tools, modus ini adalah kelanjutan tren social-engineering attack yang belakangan kian marak. “”Orang sudah terbiasa untuk tidak membuka lampiran email atau klik link yang mencurigakan. Namun ketika pembicaraan sudah mengarah ke hal yang pribadi, kebanyakan tidak akan keberatan memberikan identitas pribadi atau mengirim foto” ungkap Mike.
Untungnya, penipuan ini baru terdeteksi di ruang chat Rusia. Namun PC Tools memperkirakan ini hanyalah awal dan akan menyerang secara global mulai Februari nanti. Jadi, hati-hati terjebak program penipu cinta!


waduh – waduh. . . gimana tuh cara nanggulangin trojan??? msa kita mu di sasarin k situs bokep???
hehehehea.a.a.a. . .